Tips Buat Bunda, 8 Cara Mengobati Radang Tenggorokan Pada Anak dengan Cepat

 

Bundacorner.com – Radang tenggorokan pada anak menjadi momok yang sering membuat orang tua kelabakan. Sakit tenggorokan bukan hanya membuat anak tidak mau makan. Keceriaan mereka pun akan hilang karenanya.

Radang tenggorokan dan infeksi amandel memang banyak dialami anak-anak usia sekolah. Sekitar 85% radang tenggorokan pada anak disebabkan infeksi virus batuk-pilek atau virus lain. Penyebab lainnya adalah alergi dan bakteri streptokokus grup A atau bakteri lain. Anak akan merasa sakit ketika menelan, tidak mau makan dan rewel, bisa jadi itu tanda-tanda radang tenggorokan pada anak. Selain sakit ketika menelan, tanda-tanda radang tenggorokan pada anak atau faringitis bisa juga berupa tenggorokan terasa kering dan gatal, disertai sakit kepala, badan terasa lelah, dan nyeri otot.

Lalu, apa yang harus kita lakukan apabila anak terserang radang tenggorokan? Apakah obat yang mujarab untuk mengatasi hal ini? Yuk perhatikan beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengobati radang tenggorokan pada anak.

Baca juga: Cara Alami Untuk Menangani Serangan Vertigo Mendadak

8 Cara Mengobati Radang Tenggorokan pada Anak dengan Cepat

Berikut adalah beberapa cara mengobati radang tenggorokan pada anak, sebelum membawanya ke dokter.

1. Banyak Mengonsumsi Air Putih

Salah satu cara yang paling umum untuk menangani penyakit radang tenggorokan pada anak yakni dengan membiarkan mereka mengonsumsi air putih yang banyak. Mendapatkan asupan cairan yang cukup akan dapat membuat dahak menjadi lebih encer, dapat melembabkan saluran tenggorokan dan sekaligus mencegah terjadinya dehidrasi. Akan lebih baik lagi jika air yang diminum merupakan air putih hangat, air yang hangat akan memberikan rasa yang nyaman di tenggorokan, sehingga tenggorokan yang mengalami radang akan terasa lebih baik daripada sebelum diberi air hangat.

Banyak-banyak meminum air putih juga akan membantu melarutkan berbagai kuman penyakit dan membersihkan tenggorokan dari sisa-sisa makanan yang sudah tidak dibutuhkan lagi keberadaannya. Namun bagi anak-anak yang tidak begitu menyukai air putih, dapat juga diganti dengan menggunakan air teh, susu, jus, atau makanan- makanan yang banyak mengandung kuah. Yang pasti dan perlu diingat adalah anak-anak harus mendapatkan minimal 8 gelas atau setara dua liter air setiap hari. Mengonsumsi cairan yang cukup selain menghilangkan radang tenggorokan juga bisa menjadi obat bagi penyakit amandel yang menyerang anak-anak. Selain itu, cukup cairan juga akan menjada daya tahan tubuh anak dan juga menjada kesehatan pencernaan pada anak-anak.

Baca juga: Siapa sangka Daun Sirsak ternyata juga Ampuh mengatasi Asam urat, Begini Cara Meraciknya

2. Memberikan Paracetamol

Partacetamol dikenal sebagi obat penurun demam yang mujarab. Biasanya, radang tenggorokan pada anak akan terjadi atau menyerang ketika anak mengalami flu atau demam. Dan setelah flu atau demam pada anak menghilang, biasanya radang tenggorokan juga akan berangsur-angsur menghilang juga. Maka dari itu, berilah anak-anak obat penurun panas yang mengandung paracetamol agar membatu menurunkan panas demamnya, sehingga keadaannya lekas segera membaik.

Baca juga: 90% Ortu Salah Kaprah! Hidung Anak Meler Tidak Menandakan Ia Sakit Flue! Ternyata Beda Warna Ingus, Beda Juga Penanganannya

3. Memberikan Obat Antibiotik

Untuk menyembuhkan penyakit radang tenggorokan pada anak, bisa juga dengan memberikannya obat antibiotik. Namun, obat antibiotik ini hanya dapat diberikan kepada anak yang mengalami radang tenggorokan yang disebabkan karena adanya infeksi dari bakteri streprokokus ataupun jenis bakteri lain. Dan perlu diketahui juga bahwa pemberian antibiotik ini tidak untuk mengatasi virusnya.

Baca juga: Disebutkan Dalam Al-Qur’an, Ini Keistimewaan Jahe Yang Tak Terduga

4. Berkumur Dengan Menggunakan Air Garam

Bila anak-anak yang terserang sakit tenggorokan ini umurnya dudah cukup besar, maka cara berkumur dengan menggunakan air garam bisa menjadi alternatif yang perlu dicoba. Hal ini karena anak-anak yang umurnya sudah cukup besar bisa dengan mudah melakukan kumur-kumur sehingga tidak akan menelannya. Untuk membuat ramuan pereda radang tenggorokan pada anak yang efektif maka dapat menggunakan air garam. Berikut ini adalah caranya :

Bahan :
Untuk membuat air garam ini yang kita perlukan adalah 1 gelas air matang yang masih hangat, ¼ sendok the garam, dan 1 sendok makan obat kumur jika ingin menggunakannya.

Cara :
Campurkan ketiga bahan di atas, lalu jadikan sebagai ramuan untuk berkumur. Dari bahan-bahan ramuan di atas, air hangat memegang peranan yang penting bagi karena air hangat merupakan bahan yang lebih efektif untuk berkumur daripada jika kita menggunakan air dingin. Larutan ini akan membantu kita untuk membunuh kuman-kuman penyakit  dan juga meredakan perasaan nyeri dan juga sensas terbakar yang terasa pada tenggorokan. Selain radang tenggorokan pada anak, berkumur dengan menggunakan air garam ini juga dapat menjadi obat amandel yang ampuh untuk anak-anak.

Baca juga: WOW! Kalau Kalian Nemu Tanaman Liar “Kayak Gini” Di Sekitar Rumahmu, Berbahagialah! Kamu Gak Perlu Lagi “Habiskan Uang Ke Dokter” Saat Sakit

5. Mengonsumsi Madu

Madu dari dulu dipercaya sebagai minuman herbal yang dapat digunakan untuk meredakan berbagai jenis penyakit. Selain itu, madu mempunyai rasa yang manis dan juga enak dan banyak anak yang menyukainya. Madu ini juga dapat menjadi obat bagi radang tenggorokan yang baik. Berdasarkan berbagai penelitian, madu ini mempunyai efek antibakteri, antivirus dan antijamur. Madu juga dapat berkhasiat untuk melegakan tenggorokan yang sedang sakit. Sebagai obat sakit tenggorokan atau radang, madu ini dapat dikonsumsi dengan cara menelan satu sendok makan madu langsung atau bisa juga dilarutkan ke dalam segelas air hangat untuk diminul oleh anak-anak. Namun jika Anak Anda dibawah usia satu tahun, maka masih belum dianjurkan untuk mengonsumsi madu ini.

Baca juga: 90% Ortu Salah Kaprah! Hidung Anak Meler Tidak Menandakan Ia Sakit Flue! Ternyata Beda Warna Ingus, Beda Juga Penanganannya

6. Mengonsumsi Lemon Atau Jeruk Nipis

Lemon dan juga jeruk nipis dari dulu dikenal sebagai bahan yang dapat melegakan tenggorokan dan menyembuhkan radang tenggorokan. Buah lemon dan juga jeruk nipis mempunyai kandungan astringen, vitamin C, dan juga antioksidan yang bisa membantu tubuh melawan infeksi, membunuh kuman dan juga mengencerkan dahak yang kental.

Selain itu, buah lemon dan juga jeruk nipis juga mengandung nutrisi yang dapat memberikan nutrisi bagi tubuh sehingga tidak mudah lelah. Untuk menggunakan lemon dan juga jeruk nipis ini sebagai obat radang tenggorokan, maka kita dapat menggunakan berbagai macam cara. Dari sekian banyak cara yang dapat digunakan, obat kumur dan sebagai campuran minuman lainlah yang paling terkenal penggunaannya. Untuk berkumur, campurkan dua sendok makan lemon atau jeruk nipis ke dalam air, kemudian pakai larutan air tersebut untuk berkumur. Lakukan hingga sakit mereda.

Baca juga: Alasan Mengapa Anak Lebih Rewel Saat Sedang Bersama Ibunya

7. Istirahat yang Cukup

Istirahat merupakan hal yang penting bagi semua orang, terlebih bagi anak-anak. Istirahat yang cukup ternyata dapat membantu mengatasi radang tenggorokan pada anak. Aktivitas anak-anak yang terlalu berat akan dapat mempersulit tubuh anak melawan infeksi kuman pembawa penyakit. Dengan istirahat yang cukup, maka energi yang dipunyai anak-anak akan dapat dialokasikan untuk melawan infeksi. Saat sakit radang tenggorokan, pastikan anak-anak mempunyai waktu yang cukup untuk tidur siang dan tidur malam. Dan yang paling penting jangan sampai anak-anak melakukan aktivitas yang berlebihan.

Baca juga: Sering Diabaikan Ibu, 8 Gejala ini Dapat Menimbulkan Penyakit Berbahaya Bagi Bayi

8. Menghindari Obat Tanpa Resep Dokter

Banyak sekali orang tua yang mencoba berbagai cara mengobati radang tenggorokan pada anak hanya dengan membelikannya obat yang dijual bebas di pasaran. Sebenarnya hal seperti ini tidak apa-apa untuk dilakukan, namun terkadang yang perlu kita perhatikan adalah takaran pemakaian atau dosis untuk anak-anak. Terkadang orang tua tidak memperhatikan petunjuk penggunaan yang biasa ada di kemasan obat atau tidak mengindahkan intruksi dari dokter.

Untuk penggunaan obat yang dijual bebas di pasaran ini, kita dapat memilih obat yang mengandung paracetamol atau ibuprofen. Bagi anak-anak, ada baiknya jangan menggunakan obat yang mengandung aspirin. Hal ini karena dapat menyebabkan timbulnya penyakit Reye Syndrome yang bersifat berbahaya. Disarankan pula agar orang tua jangan memberikan obat antibiotik pada anak-anak sebelum menjalani pemeriksaan dokter. Hal ini karena penggunaan antibiotik yang tidak tepat ini dapat menyebabkan penyakit anak dapat bertambah parah.

Baca juga: Hati-Hati Memilih PAUD ya Bunda, Ternyata Anak Malah Bisa Stres Karena Sekolah di PAUD

Pencegahan Radang Tenggorokan Pada Anak

Meskipun radang tenggorokan pada anak ini serngkali dianggap menjadi penyakit yang sepele, namun keberadaannya cukup mengganggu, terlebih untuk anak kecil. Oleh karena itu, sebaiknya radang tenggorokan pada anak dicegah. Sakit tenggorokan ini bisa dicegah dengan menggunakan cara sebagai berikut :

  1. Hindarkan anak-anak dengan penderita batuk dan pilek
  2. Hindarkan anak dari orang-orang yang sedang menderita influenza dan juga infeksi bakteri
  3. Berikan anak-anak minum air putih yang banyak
  4. Berikan waktu istirahat yang cukup bagi anak-anak, hal ini berguna untuk meningkatkan stamina anak-anak
  5. Berikanlah anak-anak makanan yang bernutrisi untuk memenuhi kebutuhan vitamin yang mencukupi bagi mereka.

Baca juga: Musuh Terbesar Mendidik Anak Bukanlah Internet, Televisi atau yang lain, Tapi Rasa Ini

Semua cara dan pencegahan radang tenggoroan pada anak di atas bisa Anda terapkan jika mulai muncul gejalanya. Namun, jika radang tenggorokan pada anak tidak hilang dalam beberapa hari, terjadi demam, sulit bernapas, leher kaku atau bengkak, Anda harus segera mengunjungi dokter anak atau instalansi gawat darurat terdekat. Agar anak Anda mendapatkan pengobatan lebih lanjut yang cepat dan tepat. Semoga bermanfaat.

Sumber: wajibbaca

Leave a Reply