Susah Tidur? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasi Penyakit Susah Tidur

 

Bundacorner.com – Tidur menjadi proses penting yang mempengaruhi segala fungsi sistem di dalam tubuh. Kurang tidur akan menyebabkan berbagai masalah fisik dan mental. Karena itu Anda yang susah tidur, wajib tahu ciri penyakit susah tidur berikut agar bisa mencegah ataupun menyembuhkanya.

Tidur merupakan kebutuhan vital untuk tubuh kita. Kekurangan tidur ataupun mendapatkan tidur yang tidak berkualitas akan membuat kesehatan tubuh kita terganggu. Seseoarang yang kurang tidur akan meningkatkan resiko terkena penyakit jantung yang merupakan penyakit pembunuh nomer 1 didunia.

Tidak bisa tidur bisa menjadi pertanda adanya penyakit yang tersembunyi. Stres akibat penyakit kronis juga bisa menyebabkan insomnia dan kelelahan di siang hari. Kondisi-kondisi umum yang sering kali dikaitkan dengan masalah tidur adalah heartburn, diabetes, kardiovaskular, penyakit muskuloskeletol, penyakit ginjal, penyakit mental, penyakit neurologis, masalah pernapasan, dan penyakit tiroid.

Baca juga: Para Wanita Hati-hati, Tanpa Disadari Rutin Minum Obat Pelangsing dan Pemutih Kulit, Tubuh Wanita ini Ditumbuhi Kista Seberat 5 Kilogram

Tahukah Anda bahwa penyakit cacingan juga ternyata bisa membuat penderitanya mengalami masalah susah tidur alias insomnia?

Insomnia ditandai dengan beberapa gejala seperti sulit tidur atau tidur tidak nyenyak, bangun terlalu pagi, bangun di tengah malam dan tidak bisa kembali tidur. Insomia biasa terjadi akibat penyakit kronis dan penggunaan obat-obatannya, kurangnya aktivitas fisik, serta gangguan psikologis (meninggalnya beberapa orang yang disayangi).

Susah tidur kira-kira disebabkan oleh penyakit apa saja? Ini dia jenis-jenis penyakitnya berikut informasi faktor risiko dan cara mengatasi.

Ada banyak kondisi medis dan penyakit yang berkontribusi pada gangguan tidak bisa tidur di malam hari. Kondisi medis tersebut misalnya asma, alergi, penyakit Parkinson, sakit ginjal, kanker, dan lain-lain. Seseorang yang sedang sakit tubuhnya cenderung lemah dan seharusnya dapat tidur dengan mudah, namun rasa itu hilang akibat gangguan penyakit tersebut. Baca juga: Jangan Sepelekan Lidah Putih dan Terasa Pahit! Bisa Jadi Anda Terserang Penyakit Dalam

Ada hari-hari dimana kita tetap sulit terlelap, padahal kita sudah lebih dari sejam berbaring di tempat tidur. Penyebab tersering adalah karena terlalu banyak pikiran. Ini merupakan “penyakit” orang modern yang dibebani oleh beragam persoalan, baik di rumah atau di tempat kerja.

Penyakit Insomnia (Susah Tidur), Tidur malam sangat penting untuk kesehatan, karena semua organ tubuh butuh istirahat juga setelah digunakan seharian. dengan tidur juga akan membantu meregenarasi sel sel di dalam tubuh sehingga kinerja tubuh akan lebih baik lagi. Tetapi banyak yang mengalami masalah tidur dimalam hari.

Hayo… siapa di sini yang suka tidur? Kalau kalian suka dan mudah untuk tidur, maka bersyukurlah! Karena ada orang-orang yang mengalami gangguan susah tidur atau yang biasa disebut dengan insomnia. Baca juga: Inilah 11 Bahaya Kesehatan Bagi Wanita Yang Sering Memakai Celana Ketat

Cara Mengatasi Penyakit Susah Tidur

1. Tidur Teratur

Tidur dan bangunlah di waktu yang sama setiap harinya termasuk di akhir minggu agar jam biologis tubuh bekerja optimal. Dan hindari tidur siang lebih dari 20 menit agar tidur malam tidak terganggu.

2. Buat Kondisi Kamar Nyaman

Keadaan yang baik untuk tidur adalah dengan cahaya minim atau gelap, suhu sejuk (tidak panas atau dingin), dan sunyi.

Kamu bisa menggunakan penutup mata atau menyalakan penyejuk ruangan dengan suara mesin yang tidak berisik untuk mendapatkan suasana nyaman.

3. Hindari Paparan Cahaya dari Alat Elektronik Sebelum Tidur

Baca juga: Awas, Jangan Tidur Saat Rambut Masih Basah!

Alat elektronik (komputer, hp, dan lainnya) memancarkan cahaya buatan yang memberi sinyal agar otak tetap terjaga.

4. Melakukan Kegiatan Pengantar Tidur

Kamu bisa melakukan sesuatu yang membuat kamu mengantuk seperti mendengar musik bertempo lambat, mandi air hangat, melakukan olahraga ringan, atau membaca buku.

5. Hindari Makan Berat Menjelang Tidur

Makanlah 3-4 jam sebelum tidur dan bila tetap lapar cukup pilih camilan ringan. Seperti susu hangat, atau biskuit.

6. Hindari Asupan Kafein, Nikotin, dan Alkohol

Minuman yang mengandung kafein seperti kopi, dan nikotin di dalam rokok adalah stimulan yang membuatmu terjaga. Selain itu, minum alkohol dapat menyebabkan kamu terbangun di tengah malam. Baca juga: Wow Inilah yang Terjadi pada Tubuh Kita Ketika Hanya Minum Air Putih Selama 30 Hari

7. Buat Daftar Kegiatan untuk Esok Hari

Jika kamu mengkhawatirkan banyak hal, lebih baik tulis apa yang harus kamu lakukan untuk menyelesaikan masalah tersebut sehingga tidak perlu gelisah sepanjang malam.

8. Hindari Tidur Siang

Jika kondisi insomniamu cukup berat, hindari tidur siang terlebih dahulu. Terkadang tidur siang hari dapat membuatmu sulit terlelap pada malam harinya.

Selain itu, jika kamu tidak teratur melakukannya di siang hari. Tidur siang dapat mengganggu jadwal tidur teraturmu.

9. Kondisikan Kamar Dengan Semestinya

Agar bisa tidur lebih nyenyak, cobalah untuk mengondisikan ranjang hanyalah sebagai tempat beristirahat. Hindari untuk melakukan kegiatan lain jika Anda tidak bisa tidur nyenyak. Baca juga: Inilah Bahayanya Jika Biasakan Tidur Malam Menggunakan Kipas Angin, No. 2 Benar-benar Tak Disangka!

Jika saat berbaring Anda merasa tetap tidak bisa tidur, keluarlah dari kamar dan coba lakukan kegiatan lain seperti membaca di ruangan lain.

Prinsip ini banyak digunakan dalam proses pengobatan insomnia. Fungsi dari prinsip ini sebenarnya, agar kamu selalu berpikir bahwa kamar hanya berfungsi untuk tidur.

10. Kunjungi Dokter

Cara mengatasi insomnia yang berat dapat dilakukan dengan mengunjungi dokter. Dokter dapat memeriksa kondisi Anda dan memastikan apakah Anda membutuhkan terapi dengan obat.

Susah tidur, yang juga sering disebut ‘insomnia’, bisa disebabkan oleh banyak hal, mulai dari masalah kesehatan, masalah kejiwaan, kebiasaan tidur yang tidak baik, konsumsi. Baca juga: Mengantuk Setelah Makan, Apakah Normal? Berikut Penjelasannya

Seperti contohnya obat untuk mengatasi pilek dan alergi hidung, darah tinggi, penyakit jantung, penyakit tiroid, asma, depresi, dan juga pil KB.

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply