Sering Diabaikan Ibu, 8 Gejala ini Dapat Menimbulkan Penyakit Berbahaya Bagi Bayi

 

Bundacorner.com – Sepele tapi sering diremehkan para Bumil. Orang tua memang wajib untuk merawat si buah hati. Namun, sering kali orang tua lalai dalam melihat kondisi ataupun kebiasaan anak yang ternyata bisa menimbulkan penyakit berbahaya. Berbeda dengan orang dewasa, bayi sangat rentan terkena penyakit.

Meski Moms telah menjaganya sebaik mungkin, namun terkadang penyakit bisa datang kapan saja tanpa terduga, seperti yang dilansir oleh tribunnews.com

Akan tetapi, saat bayi Moms sakit sulit mencari tahu penyebabnya sebelum memeriksakan ke dokter. Bayi hanya bisa mengkomunikasikan melalui tangisan mereka.

Oleh karena itu, sudah menjadi tugas orangtua untuk mengetahui apakah bayi menangis karena sakit atau justru merasa lapar ingin menyusu.

Baca juga: Hati- hati Akibat Makan Jamur Hitam, Sekeluarga Masuk Rumah Sakit

Berikut ini beberapa gejala yang tidak boleh diabaikan pada bayi Moms, dan segera berkonsultasi dengan dokter tentang kesehatan bayi Moms jika menemukan gejala-gejala ini.

1. Demam

Demam pada bayi tidak boleh diabaikan. Jika bayi Moms berusia kurang dari 4 bulan, dan suhu tubuh bayi mencapai lebih dari 38 derajat Celcius ini bisa berbahaya.

Sementara pada bayi yang berusia lebih dari 4 bulan, Moms harus lebih memerhatikan perilaku bayi selama demam. Jika bayi aktif dan tidak menunjukkan perubahan perilaku, Moms tidak perlu khawatir.

Baca juga: Hati-Hati Memilih PAUD ya Bunda, Ternyata Anak Malah Bisa Stres Karena Sekolah di PAUD

2. Masalah pernapasan

Moms juga harus selalu memerhatikan pernapasan bayi. Jika bayi Moms bernapas lebih cepat dan lebih keras dari biasanya, maka Moms harus mewaspadainya.

Perhatikan pula warna kulit pada bayi dan suara yang terdengar saat bernapas. Hal tersebut bisa saja menjadi tanda-tanda kondisi seperti asma, pneumonia atau bronkitis.

3. Muntahan berwarna hijau atau kuning

Bayi Moms, biasanya akan mengalami muntah selama beberapa tahun pertama kehidupannya. Tetapi jika muntahan tersebut berwarna hijau atau kuning, maka Moms perlu khawatir. Ini bisa menandakan usus yang tersumbat, kelainan kongenital, dan penyumbatan mekonium.

Baca juga: Musuh Terbesar Mendidik Anak Bukanlah Internet, Televisi atau yang lain, Tapi Rasa Ini

4. Bibir membiru

Jika bibir bayi Moms terlihat kebiruan, maka tidak boleh diabaikan. Ini disebabkan oleh kekurangan oksigen dalam darah atau karena masalah sirkulasi.

Ada kemungkinan bayi Moms memiliki penyakit jantung, asma atau radang paru-paru jika menunjukkan warna biru pada bibir atau kulit.

Namun terkadang, warna biru juga bisa disertai dengan kelelahan atau gejala neurologis lainnya.

5. Terlalu banyak minum

Moms harus berhati-hati jika bayi terlalu banyak minum. Apabila bayi menginginkan seteguk cairan setiap saat, bicarakan dengan dokter tentang hal tersebut, karena ini dapat disebabkan oleh diabetes tipe satu.

Gejala lain diabetes adalah penurunan berat badan, terlalu banyak rasa lapar, kelelahan dan frekuensi kemih.

Baca juga: Orang Tua Harus Tahu Masih Sering Dilakukan Padahal 5 Hal Ini Berbahaya Buat Bayi yang Baru Lahir

6. Berdarah

Jika bayi Moms mengalami pendarahan yang tidak berhenti karena sesuatu, maka segera mungkin membawanya ke dokter untuk diperiksa lebih lanjut penyebabnya.

7. Buang air kecil

Moms juga harus melihat frekuensi buang air kecil bayi. Cari pula apakah ada darah atau nanah di popok bayi. Bila menemukan darah di popok, ini dapat mengarah ke infeksi saluran kencing.

Baca juga: Mengapa Vaksin DPT Tidak Boleh Dilewatkan? Baca Betapa Penting Fungsi Vaksin ini

8. Berat badan

Jika bayi Moms kehilangan lebih dari 7 persen berat badannya, maka perlu waspada. Akan tetapi, tunggulah selama sepuluh hari untuk melihat apakah bayi Moms mendapatkan berat badannya kembali.

Jika tidak, bawa dia ke dokter keesokan harinya. Meskipun kehilangan berat badan bukanlah penyakit, namun itu bisa menjadi indikator masalah mendasar yang parah.

Semoga bermanfaat.

 

Leave a Reply