Istri Sedang Hamil, Suami Harus Sering “Datangi”! Ini Penjelasan Islam dan Medis

 

Bundacorner.com – Ketika seorang istri diketahui sedang mengandung atau hamil tentu membuat bahagia bagi setiap pasangan, sebab hadirnya sang buah hati di tengah-tengah keluarga kecil merupakan dambaan setiap pasangan dalam berumah tangga.

Masya Allah. Dulu orang-orang Arab tidak berani melakukan hu*bungan suami istri ketika istri tengah hamil karena khawatir akan menimbulkan mudharat terhadap anaknya. Kemudian Nabi Saw menjelaskan kebolehannya, dan ternyata ini manfaatnya menurut medis.

Alangkah panjangnya penantian jika untuk melakukan hu*bungan suami istri harus menunggu istri melahirkan. Alangkah lamanya waktu, jika selama merawat kehamilan tak ada suami yang membelai.

Baca juga: Ngomongin Orang Itu, Apabila Fakta GIBAH Bila Tak Sesuai Fakta FITNAH Buruknya Sama

Dalam sebuah hadis diriwayatkan:

Seorang laki-laki datang lalu bertanya, “Ya Rasulullah, sesungguhnya aku ber’azal terhadap istriku.”

Nabi Saw. bertanya, “Mengapa?”

Laki-laki itu menjawab, “Aku kasihan terhadap anaknya.”

Rasulullah Saw. bersabda, “Seandainya hal tersebut membahayakan, maka niscaya orang-orang Persia dan orang-orang Rumawi tertimpa bahayanya.” (Hadis ini diriwayatkan oleh Imam Muslim).

Baca juga: Subhanallah, Inilah Surga Untuk Para Wanita. Para Wanita Baca Ini!

Dalam Fatwa Al-Lajnah Ad-Daimah (komite Fatwa di Saudi) dijelaskan,

وإن كان القصد وطء الزوج لزوجته الحامل فلا بأس بذلك؛ لأن الله لم يحرم وطء الزوجة إلا في حالة الحيض أو النفاس أو الإحرام.

“Adapun jika yang dimaksudkan adalah seorang suami menye*tubuhi istrinya yang hamil, maka tidak mengapa/boleh. Karena Allah tidaklah melarang mencampuri istri kecuali pada masa haidh, nifas dan ihram.”

Masalah ini perlu diketahui agar tidak menimbulkan sikap yang tidak tepat hanya karena tidak memiliki pengetahuan.

Baca juga: Cerahkan Kulit Wajah Dengan Es Batu Susu, Begini Caranya

Berikut 15 Manfaat Hu*bungan Selama Hamil menurut medis

1. Menghilangkan stres.

Sama halnya ketika memakan cokelat dan pergi berlibur, hu*bungan suami istri dapat menurunkan tekanan darah dan memicu pelepasan substansi endorfin di otak yang berfungsi untuk mengendalikan stres dan gangguan emosional.

2. Mengurangi nyeri.

Horm0n yang dilepaskan saat mencapai puncak dapat mengurangi rasa sakit yang diderita.

Sakit punggung, tegang di leher, dan sakit kepala yang biasanya diderita Ibu hamil akibat h0rmon, akan hilang setelah jima dicapai.

Baca juga: Punya Kerutan di Wajah? Atasi Masalah Tersebut Dengan Kulit Pisang

3. Meningkatkan kekebalan tubuh.

Hu*ungan jima juga memicu keluarnya hormon DHEA (dehydroepiandrosterone) yang berfungsi meningkatkan kekebalan tubuh.

Beberapa penelitian mengungkap, seseorang yang berhu*bungan jima secara teratur (2—3 kali seminggu) lebih tinggi kadar Ig A–nya (antibodi dalam tubuh) dibanding dengan yang tidak rutin berhu*bungan jima (tidak pernah, satu kali seminggu, atau lebih dari tiga kali seminggu), seperti dilansir dari nakita.grid.id.

4. Membakar kalori.

Jima itu sama dengan olahraga. Bahkan, melakukan hu*bungan jima selama 30 menit mampu membakar 85 kalori. Ini setara dengan berjalan kaki lebih kurang 2 mil.

Baca juga: Ini 11 Buah Penurun Darah Tinggi yang Mudah Ditemukan di Sekitar Kita

5. Meningkatkan kesehatan jantung.

Jima melatih kekuatan dan keseimbangan otot-otot jantung. Penelitian menyatakan, berhu*bungan jima secara rutin dalam seminggu dapat menurunkan risiko serangan jantung dan stroke. Kekuatan jantung juga diperlukan Ibu sebagai persiapan menghadapi persalinan normal.

6. Meningkatkan rasa percaya diri.

Ibu yang sedang hamil biasanya tidak percaya diri dengan tubuhnya yang berubah bentuk. Namun, seorang ahli terapi jima menyatakan, dengan melakukan hu*bungan jima dapat meningkatkan rasa percaya diri, karena akan merasa dan menerima lebih baik terhadap keadaan tubuhnya.

Baca juga: Disebutkan Dalam Al-Qur’an, Ini Keistimewaan Jahe Yang Tak Terduga

7. Mempererat hu*bungan.

Hu*bungan jima memperkuat ikatan dan kein*timan pada suami istri. Saat melakukan hu*bungan jima, kita dan pasangan akan saling menerima sentuhan kasih sayang yang in*tim, sehingga mampu meningkatkan keluarnya hormo0n oksitosin yang berfungsi mengembangkan has*rat jima.

Pelepasan oksitosin secara teratur dapat membantu memperbesar frekuensi kasih sayang suami istri.

8. Meningkatkan kualitas tidur.

Meningkatnya horm0n oksitosin dalam tubuh dipercaya dapat meningkatkan kualitas tidur. Di lain pihak, kualitas tidur yang cukup dapat memberikan energi positif bagi ibu yang sedang hamil.

Baca juga: Belajar Dari Penyakit Langka Ayah Alice Norin, Perhatikan Ini Ketika Mengkonsumsi Makanan

9. Mengurangi risiko kanker pr0stat.

Jima secara teratur pada pria berusia 20-an tahun dapat mengurangi risiko terjadinya kanker pr0stat di usia tua nanti. Jima secara teratur mampu membersihkan cairan dalam yang diproduksi oleh kelenjar prostat, inilah yang mengurangi risiko terkena kanker prostat.

10. Memperkuat otot panggul.

Bagi kaum hawa, melakukan hu*bungan jima secara teratur bisa membantu memperkuat otot panggul.

Latihan memperkuat otot panggul ini dikenal dengan senam kegel. Senam ini juga membantu meningkatkan gai*rah dengan suami serta mampu menurunkan risiko terjadinya prolaps uteri (turun berok) di masa tua nanti.

Baca juga: Hati- hati Akibat Makan Jamur Hitam, Sekeluarga Masuk Rumah Sakit

11. Persiapan untuk persalinan

Jika menjalani jangka waktu penuh atau melewati batas waktu, berhu*bungan jima tidak akan membuat Anda melahirkan, tetapi hal itu dapat membantu tubuh Anda mempersiapkan karena air ma*ni mengandung prostaglandin yang dapat membantu mematangkan ser*viks.

12. Mencegah komplikasi

Menurut sebuah penelitian di Denmark, sering melakukan jima saat hamil dapat membantu mencegah preeklamsia. Para peneliti percaya itu karena protein yang ditemukan dalam sp*erma dapat mengatur sistem kekebalan tubuh.

Namun karena penyebab preeklampsia tidak diketahui, penting untuk menjaga kunjungan pranatal dan berbicara dengan dokter tentang risiko Anda, seperti dikutip dari doktersehat.com.

Baca juga: Inilah Penyebab Gigi Kuning & 20 Cara Memutihkan Gigi Secara Alami, Murah, Efektif dan Tentu Saja Aman

13. Menurunkan tekanan darah

Tekanan darah Anda mungkin lebih rendah setelah berhu*bungan jima. Karena tekanan darah tinggi dapat menjadi serius bagi Anda dan bayi, penting untuk berkonsultasi dengan dokter tentang cara mencegah atau mengontrol tekanan darah.

14. Mengatasi beser

Sering ke kamar mandi, bahkan ngompol ketika Anda bersin atau tertawa dapat terjadi ketika Anda hamil. Karena bayi Anda semakin besar dan menekan kandung kemih Anda, itu bahkan bisa lebih tidak nyaman.

Kabar baiknya adalah otot sama yang Anda perkuat saat hu*bungan jima, untuk persalinan juga dapat membantu aliran urine.

Baca juga: Masya Allah, Ternyata Ini Manfaat Menutup Mulut Saat Menguap Menurut Medis

15. Melatih otot untuk persalinan

Mencapai puncak meningkatkan kontraksi di dasar panggul, ini membantu memperkuat otot yang Anda perlukan untuk persalinan dan setelah melahirkan. Begitu Anda mendorong bayi melalui otot-otot itu, mereka akan lebih mudah memperkuatnya.

Memang ada beberapa keadaan yang tidak dianjurkan atau berhati-hati ketika berhu*bungan, yaitu pada keadaan abnormal seperti pendarahan atau riwayat keguguran serta posisi yang bisa membahayakan, biasanya dokter sudah menyarankan saat pemeriksaan.

Adapun ketika berhu*bungan kemudian istri mencapai kli*maks, kemudian perut terasa kejang karena kontraksi, maka tidak masalah. Karena ini semacam pijatan ringan, tidak mempengaruhi janin di dalam rahim.

Demikian, semoga bermanfaat!

Leave a Reply